Kamis, 09 Juni 2011

KANKER SERVIKS

Kanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim, yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina).
Kanker serviks terbentuk sangat perlahan. Pertama, beberapa sel berubah dari normal menjadi sel-sel pra-kanker dan kemudian menjadi sel kanker. Ini dapat terjadi bertahun-tahun, tapi kadang-kadang terjadi lebih cepat

GEJALA KANKER SERVIKS
Pada tahap awal, penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut (III dan IV) seperti:
• Munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding)
• Keputihan yang berlebihan dan tidak normal
• perdarahan di luar siklus menstruasi
• Penurunan berat badan drastis
• Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung, hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.
Oleh karena itu diperlukan adanya pemeriksaan panggul dan test pap smear untuk mengetahui penyakit kanker serviks dari awal.

PENYEBAB KANKER SERVIKS
Kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Namun, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.

PENCEGAHAN
• Pencegahan terhadap kanker serviks dapat dilakukan dengan program skrinning dan pemberian vaksin HPV.
• Mengurangi faktor resiko: berhubungan seksual pada usia muda (di bawah 20 tahun), dan berganti-ganti pasangan seksual.
• Secara berkala (satu tahun sekali) dilakukan pemeriksaan panggul dan pap smear untuk mengetahui gejala lebih awal bagi yang sudah aktif secara seksual.
• Memelihara kesehatan tubuh

DETEKSI DINI
Salah satu metode deteksi kanker serviks yang efektif adalah Pap Smears. Pemeriksaan Pap Smears dapat mendeteksi secara dini terhadap infeksi HPV yang dapat berkembang menjadi sel pra-kanker. Adapun tahapan test Pap Smears adalah sebagai berikut:
• Pasien akan dipersilakan untuk berbaring ditempat pemeriksaan dengan maksud akan dilakukan pemeriksaan dalam. Yaitu dokter akan melakukan pembukaan VAGINA dengan alat khusus sehingga Mulut Rahim akan terlihat dengan jelas oleh Dokter.
• Dengan bantuan alat atau tangkai pengusap atau yang disebut dengan SPATULA dokter akan mengambil / mengusap sekeliling SERVIKS dengan maksud untuk mengambil getah atau lendir yang terdapat pada seputar SERVIKS atau Mulut Rahim.
• Getah atau cairan SERVIKS yang banyak mengadung sel itu kemudian di oleskan pada gelas objek dan difiksasi dengan cairan khusus atau dengan Alkohol 95 %

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar